backtotop

Categories: Berita Terbaru

Togel Mania – Salah satu raksasa Italia yakni AC Milan membantah dengan tegas rumor yang mengatakan bahwa Presiden Milan yakni Silvio Berlusconi telah melakukan perubahan besar-besaran di dalam skuat Milan. Salah satu perubahan yang dilakukan oleh Berlusconi adalah mengganti beberapa direksi di dalam manajemen klub termasuk salah satunya adalah Massimiliano Allegri yang menjabat sebagai pelatih Milan.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada sebuah kesempatan yang ada, Adriano Galliani selaku wakil presiden Milan pernah mengatakan bahwa masa depan Allegri akan didiskusikan pada hari Rabu nanti. Dengan pernyataan Galliani tersebut, beredar kabar bahwa Berlusconi tidak puas dengan kondisi tim yang ada sekarang dan berniat untuk melakukan beberapa perubahan penting.

Perubahan tersebut termasuk diantaranya adalah mengganti beberapa orang didalam sektor kepelatihan. Hal tersebut tentunya memunculkan isu bahwa Allegri akan dipecat di akhir musim nanti setelah Milan menilai bahwa Allegri gagal membawa perubahan untuk Milan walaupun Allegri berhasil menyelamatkan Milan dan finis di posisi tiga besar. Hal tersebut membuat Milan bisa bermain di kancah Liga Champions musim depan.

“Saya bisa bilang bahwa jajaran staff kepelatihan akan mengalami perubahan yang mencolok. Jika memang dibutuhkan, maka kami juga tidak akan ragu-ragu untuk melakukan perubahan dalam sistem organisasi kami saat ini.” ungkap Berlusconi kepada Togel Macau.

Berita tersebut beredar dengan cepat melalui media-media televisi. Namun setelah berita tersebut muncul, kubu Milan dengan tegas membantah berita tersebut. Milan menyebutkan bahwa Berlusconi tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam acara program televisi tersebut.

“Silvio Berlusconi selaku Presiden AC Milan menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun di TV ataupun melalui surat terkait dengan masa depan Allegri dan juga Milan.” demikian yang tertulis melalui situs resmi milik AC Milan. (DS) yang dilansir oleh Togel Malaysia.