backtotop

find more Usai berhasil lolos fragmen 16 gede, anggota Jerman diharap oleh pendukungnya agar terus melaju hingga babak final. Meski mengklaim terdapat banyak tindasan, Andre Schuerrle membentangkan bentuk timnya senantiasa tak tertahan. Walaupun berjaya terlepas tahap grup sebagai pemuncak dari klasemen, tapi Die Mannscaft kudu bekerja keras detik melawan Aljazair di bagian 16 besar yg lalu.test1

http://sumarplant.ro/franciye/3437 Usai main dgn tanpa terdapat gol hingga 120 menit, Jerman pula Aljazair kendati menyerahkan laga pada extra time. Gol dari Schuerrle di dalam babak ini lalu memecah buntunya Jerman juga sekalian mengoyak tameng tegar dari Rais M’bolhi, kiper Aljazair yg terlihat dengan apik pada sepanjang pertarungan. Satu buah gol sambungan sama Mesut Oezil dan kemudian kian membuat Jerman kokoh di stan jabatan amannya. Aljazair kendati hanya dapat menanggapi satu gol aja yg dicetak untuk Abdelmoumene Djabou.

https://restaurantmartinwishart.co.uk/atom/6462 Terlepas menuju perempatfinal, squad Jerman hendak menghadang pasukan Prancis. Les Bleus sendiri memanglah tak lawan yg gampang, tapi Schuerrle bersama rekan-rekannya diharap dapat mengarungi hadangan mereka kali tersebut.

check these guys out Mengerti terdapat beban berat di pundaknya, Schuerrle mengumumkan kalau dia bersama dgn rekan-rekannya hendak selalu siap menanggungnya. “Kala Anda bermain untuk Piala Dunia bersama dengan Jerman, jadi Anda diharap memerankan sang juara, ” celoteh Schuerrle ibarat yg dilansir sama bola tangkas 88.

my response “Kami hadir di sini tidak serupa pelengkap. Kala Anda bersama pada tim ini, warga Jerman dan seluruh pendukung dalam dunia berekspektasi gede dalam Anda. ” “Ini benar-benar memerankan jalan bagi kami. Kami mempunyai target dan harapan ini lebih dr sebelumnya sebab saat ini kami ada di dalam 8 besar, ” katanya.

my link Jerman benar2 terbang datang ke perempatfinal. Meski begitu, prestasi atas Die Mannschaft itu dinilai belum cukup memuaskan. Jerman pergi pada tahap grup dengan perantara keunggulan 4-0 membelot Portugal. Namun tetapi di dalam duel yg ke-2 dalam Grup G lawan Ghana, Philipp Lahm serta kawan-kawan cuma berhasilkan draw 2-2. Pada pertentangan yang ketiga lawan Amerika Serikat, Jerman hanya menang tipis 1-0. Walau demikian kinerja ini berhasil membuat Jerman memerankan juara grup.