backtotop

Categories: Artikel

Dari tempat sepak bola Piala Dunia 2014 Brasil diberitakan jika faksi asosiasi sepak bola dunia, FIFA yg telah mengukuhkan siapa wasit yg bakal mengurus jalannya duel yg paling ditunggu-tunggu sama setiap penggila bola sejagad. Bagi keterangan yg berhasil dihimpun, FIFA menyeleksi wasit yang Nicola Rizzoli yg melambangkan wasit yang amat berilmu pangkal Italia untuk menghakimi laga final Piala Dunia 2014 itu. Pertarungan final itu hendak menimbulkan timnas Jerman beserta timnas Argentina.test1

Tokoh Rizzoli sendiri mengantongi rekam jejak yg kredibilitasnya tidak wajib diragukan lagi. Sejarah sebelumnya, ia pernah sebagai wasit di dalam 3 pertentangan pada edisi Piala Dunia 2014 periode tersebut, yang mana diantaranya untuk 2 aksi di tahap grup, ialah team Spanyol yg melawan pemain Belanda juga tim Nigeria kontradiksi pasukan Argentina. Selain itu pula di perempatfinal yang mempertandingkan timnas Argentina mengelak timnas Belgia. Pria yang mencatat karier internasionalnya semenjak tahun 2007 silam menjelmakan tokoh dari Rizzoli sebagai seorang wasit yg telah banyak makan asam garam dalam panggung perwasitan dunia.

Dalam 2 aksi final yang lain dalam permusuhan benua Eropa yaitu dari Liga Eropa dalam tahun 2010 yg menyodorkan team Atletico Madrid dengan skuad Fulham, ditambah lagi dengan pengalamannya di dalam final Liga Champions di tahun 2013 antara pemain Bayern Munich membelot tim Borussia Dortmund yang sempat pula ia mengetuai untuk kariernya. Pria yang masa ini berusia 42 tahun itu diketahui juga berkarier sederajat arsitek berikut ternyata juga sempat jadi wasit di beberapa aksi di gelaran Piala Eropa tahun 2012 yang lalu.

Kala final yang diadakan di dalam stadion Maracana, hari Senin (14/7) dinihari WIB, kedatangan dr Rizzoli tersebut juga akan ditemani oleh 2 orang2 kompatriotnya, Renato Faverani dan Andrea Stefani sebagai hakim garis. Namun guna official yg keempat ialah Carlos Vera yg berpangkal daripada Ekuador. Dari segi ulasan FIFA, Rizzoli akan sebagai wasit asal Italia yg ke-3 yg sempat mengelola pertentangan final Piala Dunia menguntit Sergio Gonella (1978) dan Pierluigi Collina (2002).