backtotop

Categories: Artikel

Real Madrid memastikan diri lolos pada final Piala Dunia Antar team setelah menundukkan Cruz Azul. Via gol-gol dari Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, & Isco, Madrid unggul 4 gol tanpa balas.test1

Dalam pertandingan yg berlangsung pada Stade de Marrakech, Marrakesh, Rabu (17/12/2014) subuh WIB, Madrid tampak relatif kuat. Los Blancos terekam punya 20 attempts (13 on target) seputar rivalitas. Sementara, Cruz Azul punya 15 attempts sepanjang laga, tapi selesai rampung yg jelek cuma menciptakan lima di antaranya akurat incaran.

Madrid sudah unggul 2 gol tanpa balas dalam ronde mula-mula. Gol pertama mereka diciptakan sama Sergio Ramos dalam menit ke-15, sementara gol ke-2 mereka diciptakan sama Karim Benzema pada menit ke-36.

Gol Ramos diawali oleh satu sepakan bebas daripada sisi kiri pertahanan Cruz Azul. Depakan lepas tersebut dan kemudian dieksekusi oleh Toni Kroos juga melayang di area depan gawang Cruz Azul. Ramos lantas menanduknya & melepaskan Madrid keunggulan 1-0.

Setengah jam pertarungan melintas, Kroos meraih kesempatan lewat terjangan daripada luar kotak penalti. Hanya saja, tendangannya sedang siap diamankan oleh kiper Cruz Azul, Jose Corona.

Pada menit ke-35, Benzema meninggikan keberhasilan Madrid sebagai 2-0. Dani Carvajal menjadi pelaku berarti di dalam gol kedua itu. Menusuk dari sebelah kanan, Carvajal mengecoh tiga orang pemain lawan pra walhasil mencopot umpan silang. Sasaran yg dilepaskan sama Carvajal tersebut kemudian disambar sama Benzema dengan sepak kaki kanan.

Lima menit lalu, Cruz Azul meraih penalti sehabis Sergio Ramos melanggar Mariano Pavone. Ramos kendati memiliki kartu kuning. Meskipun demikian, penalti yang dieksekusi sama Gerardo Torrado tidak berhasil. Tendangannya tetap dapat ditepis Iker Casillas

Dalam babak ke 2, tepatnya dalam menit ke-50, Madrid memperlebar jarak dengan Cruz Azul melalui gol ke 3 yg diciptakan sama Gareth Bale.

Gol bermula dr serangan pada sisi kiri yg dibangun oleh Isco juga Benzema. Bola lantas diberikan terhadap Cristiano Ronaldo yg berlari di sisi sayap. Ronaldo setelah itu melepaskan sasaran silang ke depan gawang & Bale menyambutnya dengan sundulan.

Meskipun tertinggal tiga gol, Cruz Azul gak beralih memerankan defensif. Sebaliknya, mereka tetap hadir ofensif. Tujuh menit sehabis gol Bale, Mariano Pavone meraih peluang. Hanya saja, sundulannya tetap menyisih.

Selain penyelesaian kesudahan yg jelek, Casillas hadir apik untuk menghalangi serangan-serangan pemain Cruz Azul. Terekam, kiper internasional Spanyol itu melaksanakan lima penyelamatan sepanjang kompetisi.

Dalam menit ke-66, Cruz Azul mendapatkan peluang via sepakan Pablo Barrera dari luar kotak penalti. Celaka bagi Barrera, tendangannya tengah menyerang tiang gawang.

Barrera balik mendapatkan peluang lima menit sesudah itu. Akan tetapi, lagi-lagi gagal merempuh jala Madrid. Kesempatan tersebut, tendangannya dr sisi kanan masih siap diamankan Casillas.

Ronaldo juga pernah meraih 2 kesempatan setelahnya. Akan tetapi, ke 2 kesempatan bintang usul Portugal itu gak memicu hasil. Gol keempat Madrid kesudahannya lahir bukan daripada kaki atau pun kepala Ronaldo

Yaitu Isco yg memproduksi gol keempat Madrid di menit ke-72. Meski tak mencetak gol, Ronaldo lagi-lagi jadi penyumbang assist. Ronaldo yang berada dalam sisi kiri menyampaikan bola pada Isco yang berdiri pada luar kotak penalti. Selepas melewati dua orang pemain Cruz Azul, Isco kemudian menggeser terjangan datar juga menghasilkan Madrid menang 4-0.

Susunan Pemain

Cruz Azul: Corona, Gimenez (Fabian 65), Rojas (Valadez 76), Pinto, Rodriguez, Zuniga, Torrado, Bernardello, Formica, Pavone (Barrera 65).

Real Madrid: Casillas, Pepe, , Illarramendi, Isco (Jese 76), Bale, Ronaldo, Ramos (Varane 64), Marcelo, Carvajal, Kroos (Khedira 73) Benzema.

Categories: Artikel

Bayern Munich berhasil menyambar status juara musim dingin (Herbstmeister) usai menginjak-injak Augsburg 4-0. Pernah menyamakan Bayern dalam episode perdana, Augsburg akhirnya kalah efek kontrol total Die Roten.test1

Munich melanjutkan perjalanan mereka pada Bundesliga musim ini dgn hadir ke SGL Arena, melawan mengelak FC Augsburg. Pelancongan jarak singkat ke metropolis Augsburg (yg terletak pada negeri bagian yg sama dengan metropolitan Munich; Negeri Bagian Bayern) finis elegan.

Tim Pep Guardiola mampu mendirikan 4 gol sekalian sukses melestarikan kesucian gawang mereka walau Manuel Neuer seringkali jauh meninggalkan gawangnya sendiri.

Keunggulan besar tersebut berasa penting karena Bayern meraihnya dari tim penghuni status ke 3 di skema klasemen sementara. Lain unsur, tambahan tiga poin dr pertandingan tersebut membawa Bayern mengamankan status Herbstmeister (dengan harfiah berarti juara musim gugur).

Tanpa kudu menyebrangi 17 perjuangan, Bayern telah sukses menyandang tingkat juara Hinrunde; juara sesi pertama.

Impak kompetisi menggulung SC Freiburg dan FSV Mainz 05 gak bakal menggoyang status Bayern di tertinggi klasemen, terutama meski VfL Wolfsburg setaraf seteru terdekat berjaya menimba sembilan angka atas tiga pertandingan tertinggal di paruh pertama. Bayern sementara tersebut meraup keunggulan sepuluh poin daripada konkuren terdekat mereka.

Dominasi Keseluruhan serta Hari yang Wajar buat Neuer

“Saya ngerasa bahwa semuanya makin sehat dari hari ke hari, ” ujar Franck Ribery di dalam satu buah wawancara yg hasilnya dimuat pada situs sah Bundesliga di bulan November yg lalu. Pertunjukan Bayern udah tumbuh pada haluan yg jauh lebih elok karena tiap-tiap pemain udah tambah baik mengetahui satu sama lain, oleh karena itu pertunjukkan lebih lebih elok atas musim dahulu.

Masalah ini, dari sisi Ribery, yaitu resep pertunjukan gemilang Bayern musim ini. Melalui pernyataan antar pemain yg bagus, Bayern bisa menggalang lebih penuh intimidasi sebab mereka sukar diterka. Hal ini tentu terlihat pada pertandingan mengelak Augsburg, apalagi di dalam putaran mula-mula.

Permufakatan antar pemain yg bagus memproduksi aliran bola sangat lancar. Setiap tokoh Bayern selalu medapati kawan untuk diumpan, juga seringkali pemain yang mendapatkan bola merupakan tokoh yg berdiri amat bebas. Jangankan jadi pengawalan atas lawan, meraih atensi pun gak. Pada sesi perdana, Bayern super kerap menarik sasaran tak terduga.

Unsur ini menghasilkan Bayern benar-benar menguasai jalannya laga. Pada putaran kedua, hal ini mampu berlangsung karena tindasan yang diberikan oleh Augsburg terbatas mengendur. Terus melangkah demi mempersempit ruang gerak & menutup jalan sasaran Bayern yg dikerjakan di putaran mula-mula sepertinya telah menghasilkan para tokoh Augsburg keletihan.

Enggak mencengangkan bila lantas Bayern secara menyeluruh dapat secara semuanya mengontrol jalannya pertentangan. Terlebih lagi statistik pertentangan kendati menampakkan perbedaan yg begitu transparan antara ke-2 team.

Satu unsur lain yang menyingkirkan Augsburg dr keunggulan (atau setidaknya kejayaan bagi mendirikan gol) adalah kompetensi lini belakang Bayern. Augsburg ketahui bahwa jalan terbaik untuk menggondol gol atas Bayern yaitu melalui hantaman balik. Mereka mempraktekkan jalan tersebut. Hanya aja, usaha Augsburg gak pernah berjaya.

Jika seluruh outfield player Bayern enggak dapat memusnahkan terjangan Augsburg sebelum bola menganeksasi kawasan berbahaya, Manuel Neuer gak ragu guna menongol meninggalkan gawangnya. Dunia telah mengenalnya sebagai penjaga gawang yg berani mengangkat risiko; Neuer mengartikan amatan itu di kompetisi tersebut.

Categories: Artikel

Perolehan imbang diraih Juventus momen menolak peringkat 4 Serie A, Sampdoria, pada Juventus Stadium. Pernah tertinggal menang lebih dulu oleh gol Patrice Evra, Sampdoria sukses menggondol poin melalui terjangan kaki kiri Manolo Gabbiadini.test1

Raihan satu poin tersebut sempurna disesali Juventus. Pasalnya, selain menciptakan jarak antara mereka juga AS Roma menipis, yakni satu poin, impak draw ini menyudahi 25 keunggulan kandang berturut-turut Juve di Serie A. Terlebih lagi sebenernya peluang unggul buat Juve cukup gede karena menguasai jalannya pertandingan.

Pada sesi perdana Juve demikian dominan. Ofensif demi serangan langsung mengalir. Akan tetapi kiper Sergio Romero bermain agak gemilang. Juga dalam putaran ke 2, skuat bimbingan Sinisa Mihajlovic itu bisa menyergap titik lemah ‘Si Nyonya Tua’ dengan demikian mendesak kinerja imbang.

Tembok Kokoh Sampdoria

Sampdoria mulai mula festival semakin memilih buat menggantungkan ofensif pulih sejajar upaya dalam mencetak gol. Blucherciati konsentrasi di defensi dengan cuma menyisakan Stefano Okaka seorang diri pada lini depan saat bertahan.

Ketika meraih serangan, Sampdoria mempergunakan sembilan pemain untuk membikin tembok defensi dari tengah. Angelo Palombo kemarin main selaku holding midfielder yg mundur sejajar dengan bek tengah. Sementara Pedro Obiang berdinas menjadi pengganggu di lini tengah. Motif pun seolah berubah dari 4-5-1 jadi 5-3-1-1.

Obiang sendiri melangkah fleksibel. Begitu tokoh tengah Juventus menguasai bola, ia akan jadi pemain pertama yang mengganggunya. Hanya saja periode bola digulirkan di kiri, ia akan mundur sejajar dengan tiga gelandang lainnya.

Siasat ini menciptakan Juve tidak mampu mengangkat umpan-umpan pendek dalam depan wilayah box penalti. Juventus memang biasa menjunjung Arturo Vidal atau Paul Pogba dalam mengiringi Roberto Pereyra yang memerankan pemain no. 10.

Dr foto di atas, Vidal serta Pereyra terlihat berada makin mendekati area kotak penalti dengan Morata ditugaskan selaku pemantul. Dengan mundurnya Obiang, celah dalam daerah kotak penalti cukup sesak. Sehingga Juve kendati makin bersabar untuk menggelitik setiap tokoh Sampdoria utk meninggalkan posnya.

Namun, Juve beruntung punya gelandang-gelandang (serta pula Tevez yg rajin turun pada tengah) dgn skill yang mumpuni dalam unsur melewati pemain lawan. Tatkala susunan umpan-umpan pendek Juve tak dapat diperagakan, setiap pemain tersebut berinisiatif buat menyerang penjagaan lewat tengah.

Pogba, Tevez, Pereyra, & Marchisio makbul melaksanakan 2 dribble berhasil. Via keempat tokoh itu lini penjagaan Sampdoria agak panik, sehingga dari sinilah peluang demi kesempatan Juve lahir. Akan tetapi beruntung, Sampdoria punya kiper setangguh Romero. Atas lima sepakan yang membidik di gawang, 4 di antaranya sukses dihalau kiper tim nasional Argentina tersebut.

Gol Juventus sendiri didapatkan atas susunan sasaran sudut. Claudio Marchisio mengirim umpan pada Evra yang dan lalu menyambutnya dengan sundulan keras. Gol ini semakin terhadap kejelian Evra dalam mencari ruang karena ia tampil atas belakang. Padahal seorang fullback biasanya bakal menunggu dalam area sentral lokasi tempo memiliki terjangan sudut utk mengatasi serang balik lekas.

Perubahan Kiat Menyimpuk Sampdoria

Penyesalan Sampdoria tak mampu mencetak gol pada ronde pertama yaitu karena lambatnya transisi menyerang bertahan ke menyerang. Tatkala Okaka atau pun Eder meraih bola, pemain lainnya sering terlambat utk menurunkan umpan. Itu menciptakan Okaka maupun Eder kerap kalah nominal periode berada di daerah tembok milik Juve. Sampdoria pun kesudahannya seringkali dengan mulus kehilangan bola.

Categories: Artikel

Premier League pekan ke-16 bakal menjadikan duel dua raksasa Inggris, Manchester United juga Liverpool, pada Old Trafford, Minggu (14/12) malam WIB mendatang. Pertarungan yang diprediksi akan melintas tajam mempertimbangkan lini tengah hendak menjadi tulang punggung kedua skuad tersebut.test1

MU bakal menyervis Liverpool dgn kepercayaan diri tinggi pasca memenangkan lima laga terakhirnya di Premier League. Selepas pernah tersendat-sendat di awal musim, rombongan Louis van Gaal ini sudah duduk dalam status ke-3 klasemen.

Namun di kubu Liverpool, permainan budak asuh Brendan Rodgers tersebut sedang belum kunjung bagus sampai liga beredar 15 pekan. The Reds harus balik rela kehilangan poin pada kandang sendiri setelah bermain sama mata tanpa gol dengan Sunderland.

Mutu permainan Liverpool musim ini begitu bertolak belakang dgn musim lalu. Intensitas lini serang Liverpool yang luar biasa ditakuti lawan dalam musim sebelumnya sama sekali enggak tampak di dalam musim ini.

Pada Tengah Badai Cedera

Ke 2 team sama-sama hadir di duel ini dengan menghadapi kesulitan badai cedera. Pada kubu MU, barisan penjagaan termasuk bagian yg terantuk dampak amat gede. Chris Smalling, Rafael, Luke Shaw, Daley Blind, & Phil Jones yakni 5 pemain bertahan United yang masih mesti bolos karena cedera.

Selain tersebut, masih ada Angel Di maria dan Jesse Lingard yang juga sedang belum sanggup tampak melawan Liverpool soalnya cedera.

Berbeda dengan dari Liverpool, Rodgers tengah dibuat pusing akibat tiap-tiap penyerangnya yang nggak kunjung sembuh. Dua penyerang harapan mereka, Mario Balotelli & Daniel Sturridge, masih di dalam perawatan, sekalipun beberapa kalangan menyiarkan kalau Balotelli tepat mulai sembuh serta mungkin bakal siap dimainkan di kompetisi Minggu malam nanti.

Dgn kondisi tersebut, Louis Van Gaal prospek akan terpaksa memainkan Michael Carrick di dalam regu defensi. Carrick bakal melengkapi 3 barisan tokoh dalam tim pertahan MU bersama Marcos Rojo serta Johny Evans. Selayaknya akan terlalu berisiko jika Van Gaal menurunkan bek-bek muda laksana Tyler Balckett atau Patrick McNair dalam rivalitas yg sesak gengsi ini.

Mundurnya Carrick pada tim pertahanan hendak memproduksi grup gelandang dipercayakan sama Ander Herrera juga Marouane Fellaini. Dua gelandang tersebut akan membantu penguasaan Juan Mata yang bekerja menyusun hantaman Manchester United.

Sedangkan di kubu Liverpool, selesai terbuang dari Liga Champions pasti saja mereka gak mau bertambah tersungkur pada Liga Inggris. Jadi dari itu mereka mesti mampu memunculkan kebolehan terhebat yang dimiliki guna siap meraih poin penuh.

Rodgers nampaknya hendak kembali menghasilkan Lucas Leiva juga Jordan Henderson guna mengisi lini tengah Liverpool, tetapi Steven Gerrard akan balik ditempatkan sejajar gelandang serang pada belakang striker.

Di sisi kanan dan kiri, Raheem Sterling & Coutinho hendak kembali diandalkan untuk melakukan perembesan pada jantung tembok Manchester United.

Jadi masa ini yang jadi masalah tinggal menjadikan siapa yg hendak dipercaya buat mengisi status penyerang. Rodgers memiliki dua kesukaan dengan cukup sukar, Rickie Lambert atau Mario Balotelli.

Lambert waktu ini memang udah enggak setajam selagi masa jayanya dalam Southampton. Tetapi penyerang berusia 32 tahun tersebut udah melepaskan kontribusi yg tdk jelek di dalam sejumlah laga terakhir Liverpool.

Adapun Balotelli yang dikabarkan udah kembali ikut berlatih, siap memberikan harapan lainnya untuk Rodgers. Meskipun masih belum menunjukan ketajamannya di Liverpool, Balotelli berdokumentasikan pernah menjungkalkan MU detik sedang menentang Manchester City.

Categories: Artikel

Manchester United balik daripada kunjungannya di Southampton dengan tiga poin usai menang 2-1. Robin van Persie maka satria kemenangan via 2 golnya, sekali lalu menuntun timnya masuk ke 3 gede Premier League.test1

Bersambang ke St. Mary’s, Selasa (9/12/2014) subuh WIB, MU sejatinya kalah dominan disamakan tuan rumah. Whoscored mencatat kesebelasan besutan Louis van Gaal kalah penguasaan bola dengan 46, 5% berbanding 53, 5%.

Soal kesempatan kendati demikian. ‘Setan Merah’ terus-menerus melepaskan tiga lesakan sejauh rivalitas dengan dua di antaranya membidik pada gawang dan berdampak gol. Sementara Soton punya 15 percobaan dgn empat yang tepat bidikan.

Van Persie mengangkat MU menang kian dahulu dalam menit ke-12, sebelum dan kemudian disamakan sama Graziano Pelle di menit ke-31. Meskipun terus ditekan sama tuan rumah, MU malahan sanggup mencuri gol ke-2 dalam menit ke-71 lagi-lagi melalui Van Persie.

Gara-gara kemenangan itu, MU tinggal landas ke urutan tiga untuk pertama kalinya musim ini. Wayne Rooney dkk. menyimpan nilai 28 dari 15 perjuangan, tertinggal lima poin dr Manchester City dalam stan jabatan dua & delapan poin dari Chelsea di tertinggi klasemen. Sementara Soton mesti menjunjung kekalahan ke-3 dengan sambung-menyambung. Oleh karenanya mereka kendati turun ke rangking lima dgn 26 poin.

Jalannya Pertandingan

MU berlabuh di kandang Soton dengan diperkuat balik Wayne Rooney selesai sembuh atas cedera. Dalam lini belakang, Louis van Gaal memilih mempertontonkan bek muda Paddy McNair serta mendudukkan John Evans pada kursi cadangan

Tuan rumah bertambah dahulu mengancam pada menit ke-4. Umpan silang Ryan Bertrand ditanduk Shane Long akan tetapi bola tetap melambung.

Tendangan on target mula-mula MU refleks berdampak gol pada menit ke-12. Mulanya Rooney berupaya merasuk pada sebelah kiri dgn menempuh Nathaniel Clyne. Namun bola sodorannya terlalu jauh dan dikuasai Jose Fonte.

Fonte lantas berpikir melaksanakan back pass terhadap Frasier Forster, tetapi malapetaka baginya sepakannya terlalu lamban. Robin van Persie dengan sigap mengejar bola dan menceploskannya pada gawang daripada jarak dekat dengan menaklukkan Forster.

Sepak terjang balasan daripada Soton muncul tiga menit kemudian. Sasaran silang Steven Davis disambut sundulan Graziano Pelle. Masih menyimpang ke kiri.

Di menit ke-27 tuan rumah kembali meraih peluang. Sasaran silang mendatar Dusan Tadic dari sebelah kiri diterima Pelle di dalam tempat penalti serta diakhiri dengan tembakan mendatar. Masih mudah diantisipasi sama David De Gea.

Upaya Soton menyepadankan kedudukan berdampak di menit ke-31. Umpan silang Shane Long dari sisi kanan hadir Tadic yang lantas menepatkan bola ke gawang, namun demikian diblok bek MU. Bola segera bergerak liar ke dalam jangkauan Pelle. Tanpa ampun penyerang internasional Italia itu menendang bola keras-keras dari jarak dekat.

Tuan rumah nyaris menggandakan skornya dalam menit ke-35. Kesalahan McNair kala menghendaki mengikis bola justru mengarahkannya di Long yang berdiri lumayan bebas di deket gawang. Beruntung beri MU, sepakan Long melambung

Jelang ronde mula-mula usai, MU mencatatkan kesempatan melalui Van Persie. Mendapatkan sodoran Ander Herrera di sisi kiri di dalam kotak penalti, Van Persie melepaskan percobaan dengan kaki kirinya. Tapi bola cuma menyentuh jala sebelah.

Soton memperoleh kesempatan apik pada menit ke-52. Daripada sisi kiri, Tadic menyampaikan sasaran silang ke Long di tiang jauh yang tidak terkawal. Dgn lepas Long menanduk bola ke arah tiang, namun, digagalkan spontan cemerlang De Gea.

Categories: Artikel

Episode ke-3 Piala FA menyuarakan ulangan kubu final musim lalu, dengan juara bertahan Arsenal hendak menyekat Hull City.test1

Bulan Mei sebelumnya dalam Wembley, Arsenal menghabisi paceklik gelar juara dengan menundukkan Hull 3-2 tamat pulih atas ketinggalan. Musim itu ke-2 tim akan kembali berhadapan, saat itu di Emirates dalam kubu ronde ke-3.

Di dalam perolehan pengundian yg lain, pemuncak klasemen Premier League Chelsea bakal menyuguhi club Championship Watford. Manchester City juga hendak menyervis tim Championship lainnya, Sheffield Wednesday.

Sementara ini Manchester United, yang diposisikan setaraf pasukan tamu, tetap harus menanti pemenang daripada partai replay putaran ke-2 antara Accrington Stanley lawan Yeovil Town. Tetapi Liverpool bakal membesuk pada stasiun Wimbledon yang waktu ini bermain pada League Two.

Perolehan pengundian ini juga menetaskan pertarungan antar tim-tim Premier League, pada antaranya Everton lawan West Ham United, Leicester City versus Newcastle United, juga Burnley kontra Tottenham Hotspur.

Hasil pengundian babak ketiga Piala FA

Blythe Spartans v Birmingham

Southampton v Ipswich

Stoke v Wrexham

Charlton v Blackburn

Dover Athletic v Crystal Palace

AFC Wimbledon v Liverpool

Manchester City v Sheffield Wednesday

Aston Villa v Blackpool

Rotherham v Bournemouth

Huddersfield v Reading

Oxford/Tranmere v Swansea

Cardiff v Colchester

Bolton v Wigan

Sunderland v Leeds

Aldershot/Rochdale v Nottingham Forest

West Bromwich Albion v Gateshead

Burnley v Tottenham

Chelsea v Watford

Barnsley/Chester v Middlesbrough

QPR v Sheffield United

Accrington/Yeovil v Manchester United

Millwall v Bradford

Derby v Southport

Brentford v Brighton

Fulham v Wolves

Leicester v Newcastle

Scunthorpe/Worcester v Chesterfield

Everton v West Ham

Cambridge/Mansfield v Bury/Luton

Preston v Norwich

Doncaster v Bristol Rovers

Categories: Artikel

Pra matchday kelima Liga Champions tersebut, gak tersedia yang semakin memprihatinkan beri Manchester City daripada bayang-bayang kekalahan terlepas pada fase 16 gede.test1

Dua jam pra kick-off perkelahian melawan sang penganjur klasemen yg sudah memastikan lolos terlebih dulu, Bayern Munich, kewaswasan itu tambah menguat pasal jauh di seksi timur Eropa, AS Roma datang ke kandang CSKA Moskow dalam Rusia.

City untuk juru kunci dgn dua angka, selama Roma & CSKA ada di atas mereka dgn sama-sama sudah mengambil 4 nilai. Maka enggak terdapat yang lebih City harapkan daripada pertandingan Roma menggulung CSKA tersebut stop dengan impak imbang dalam menjaga kesempatan mereka luput dengan matematis.

Benar saja, gol injury time dari CSKA dapat “mengamankan” ke 3 club itu dalam Grup E utk sama-sama senantiasa menjaga kesempatan terlepas. Paling utama utk City, sebab walhasil Sergio Aguero serta kawan-kawan mampu berbuat kick-off dengan hati yg tenang.

Cahaya terang makin besinar tatkala Mehdi Benatia dikartu merah serta mengakibatkan wasit menyatakan titik putih yg lalu dikonversi Aguero. Akan tetapi, sinar ini memudar & perlahan sebagai mimpi jelek saat Bayern berjaya menelungkupkan posisi jadi 2-1, sedangkan mereka cuma punya 10 tokoh di atas lapangan.

Beruntung bagi City Sergio Aguero berhasil mencetak hat-trick serta salah satunya juga ialah gol di injury time. City walhasil menjunjung harapan mereka bagi terlepas ke 16 gede dgn kemenangan 3-2 untuk Bayern.

Apa cara pertentangan itu berjalan amat dramatisnya?

Ke 2 Kru Gak Mampu Menurunkan Tatanan Tokoh Terkuat

City tak sempat menang untuk enam laga terakhir dalam Liga Champions. Keunggulan terakhir mereka hadir di tahun 2011 ketika menjatuhkan Bayern dalam Etihad Stadium dgn skor 2-0 melalui gol dr David Silva & Yaya Toure.

Hanya saja, 2 nama itu nggak diturunkan semalam. David Silva sedang masa pemulihan cedera sementara Toure absen sebab hukuman larangan main konsekuensi ia “menoyor” kepala Roman Eremenko dalam matchday ke-4 momen City berjumpa CSKA.

Pellegrini menurunkan duet Fernando serta Frank Lampard di lini tengah yang mengoper duet harapan Toure dan Fernandinho – tokoh Negara brazil ini pula kudu absen akibat larangan bertanding. Pellegrini juga menyandarkan Jesus Navas guna menggantikan Silva.

Pada persatuan club tamu, Bayern memperoleh suntikan daya trendi atas Bastian Schweinsteiger melewati pertentangan pertama selesai final Piala Dunia 2014. Tapi, ia masih diistirahatkan oleh Pep Guardiola & baru dimainkan dalam menit ke-81.

Bayern seorang diri telah memastikan diri luput. Dgn adanya badai cedera, tidak heran bila regu Bayern semalam tak ialah tim terkuat mereka.

Susunan pemain Manchester City dan Bayern Munich (sumber: FourFourTwo Stats Zone)

Tontonan yang Tidak Biasa dari Bayern: Blunder demi Blunder

Sebetulnya Bayern lebih layak kembali ke Bayern dgn dampak draw. Apalagi sesudah mereka bermain dengan 10 pemain, kesebelasan tamu usul Jerman tersebut “mantap” bertahan dengan garis menjulung.

Unsur ini ditunjukkan dengan grafik operan dari semenjak kartu warna merah sampai akhir ronde pertama, yaitu malahan Bayern mengerjakan lebih banyak operan daripada City.

Categories: Berita Terbaru

Sepakbola tak lagi setimpal permainan serta aksi pada lapangan hijau. Lebih daripada tersebut, sepakbola seringkali sebagai pencerahan. Sepakbola mengulurkan saya pada satu negeri trendi, Vietnam. Piala AFF 2014 yang menjadi pijakannya.test1

Bisa merintis perkelahian klub nasional Indonesia dengan langsung dalam negeri tetangga yakni satu kehormatan. Daripada sana pulalah terhampar peluang utk merentangkan wawasan. Pada negeri orang, kita dapat mengamati dengan langsung situasi sosial, memahaminya, lantas menjadikannya tolok ukur terhadap tanah air kita.

Sebab hadir dgn patokan sepakbola, jadi sudah setimbal hal pertama yang butuh dilakukan ialah tahu dengan bingkai sepakbola. Juga penilaian pertama yg tampak untuk Vietnam ialah warganya yang seolah tak hirau dgn resepsi bola Asia Tenggara itu.

Sehari pra perjuangan antara Vietnam kontra Indonesia melintas, survey kecil-kecilan mengangkat saya di dampak yang lumayan mengherankan. Lima dari lima orang Vietnam mengisyaratkan tak terlalu hirau pada timnasnya.

Terlebih lagi gaungnya pula tak terlalu berasa pada media-media lokal. Unsur yang tentu sangat berbeda dgn pada Indonesia.

Di Indonesia, tidak sempat terdapat ampun buat sepakbola. Serupa penggemar, kita rasa-rasanya senantiasa berlomba-lomba mengilapkan kegilaan. Terlepas daripada ikatan rasa nasionalisme bagi negara, diakui atau pun enggak, terdapat darah panas yg meletup-letup di sejumlah masyarakat kita apabila bicara permainan ini. Sementara media berlaga keganasan mengusahakan di setiap sisi.

Dr suporter, selamanya ada kisah-kisah heroik mereka yang menempuh prosesi jauh bagi mengangkat timnya, dengan modal ala kadarnya serta kenekatan yang sebesar-besarnya. Nonton bareng di mana-mana, penjual seragam diburu ke semua penjuru. Yg paling berasa adalah selamanya tersedia optimisme walaupun tim nasional Indonesia gak mampu bicara penuh di level internasional selama kurun beberapa dekade terakhir.

Pada Vietnam, kesukaan semacam itu dapat dibilang tidak terasa. Faktanya, memang gak terlihat terdapat kekuatan membangun ekspresi ke arah sana. Menyambut rivalitas perdana timnasnya, sejumlah media Vietnam bahkan tidak dengan menyusup menyidik timnya, meributkan calon-calon lawan, atau menonjolkan kuantitas pemberitahuan urusan turnamen ini. Sejumlah setara memberikan pandangan kecil, terlebih terdapat yang justru bertingkah cenderung sarkastis dengan mengangkat tema pengaturan skor dan perjudian yg benar-benar tengah ramai di sepakbola Vietnam & mengaitkannya dengan Piala AFF.

Namun di dalam prosesnya, fakta-fakta ini lumayan gugur dengan sendirinya periode hari duel sampai. Vietnam ternyata betul2 bersemangat dgn sepakbola. My Dinh Stadium awalnya benar-benar tampil sepi, terutama sampai dengan setengah jam sebelum perjuangan. Akan tetapi lambat-lambat penuh kendatipun beberapa sektor masih kosong.

Sejauh pertarungan mereka bukan henti-henti menyerukan yel-yel. Pada satu saat mereka kompak beramai-ramai menyalakan ponsel dan mengangkatnya ke udara, membentuk sebuah visi pengetahuan yang memesonakan.

Menariknya, meski mengisyaratkan fanatisme sedemikian rupa dalam stadion, pendukung Vietnam juga betul-betul tahu tips memperlakukan lawannya. Misal, saat lagu Indonesia Raya hendak dikumandangkan, mereka menyambutnya dgn tepuk tangan dan sepanjang lagu diputar mereka benar2 mengeloskan ruang guna Indonesia. Gak terdapat siulan, “huu”, atau tindakan-tindakan lain yang sifatnya melecehkan. Sama dengan tatkala lagu selesai, dgn penuh takzim mereka bertepuk tangan. Beberapa sikap positif lainnya pula ditunjukkan para suporter Vietnam. Diantaranya tatkala si kiper mengawasi blunder yang menghentikan kemenangan pada menit ke-84. Sempat terlihat rasa kaget, akan tetapi mereka segera bertepuk tangan dalam menyemangati si pemain.

Categories: Artikel

Piala AFF 2014 kunjung bergerak. Siap maupun nggak bukan lagi kesukaan soalnya kompetisi udah di depan mata. Pernyataan Alfred Riedl bahwa kesebelasan yg dia asuh melakoni masa program yang amat buruk tak relevan lagi bagi dibahas. Tak ada waktu untuk mengeluh soalnya, toh, rancangan skuad ini setidaknya jauh makin elok ketimbang kesebelasan AFF 2012 dahulu.test1

Turnamen terkenal antarnegara Asia Tenggara itu sayangnya betul2 tdk terpuji buat Indonesia. Team Garuda sampai saat ini belum sekali kendati rasakan gelar juara. Kita tertinggal dr Thailand, Singapura, Malaysia & Vietnam di medan bergengsi ini. Kita benar2 terbaik, namun demikian terbaik dalam pengumpul status runner-up, sebanyak empat kesempatan.

Utk Piala AFF 2014, Indonesia agak diuntungkan sama undian pengelompokan babak grup. Terpadu di grup A bersama Vietnam, Filipina, dan Laos menghasilkan bidikan bagi minimal berada di peringkat kedua atau pun lolos pada semifinal terbuka. Caranya dgn menjarah poin di dalam perjuangan pembuka mengelak Vietnam dan menghabisi dua nama terakhir.

Riedl juga realistis terhadap timnya dengan memberikan kredit khusus kepada tuan rumah Vietnam. Menurutnya tim yang pernah menarik juara itu yaitu yang terkuat dalam grupnya. Masalahnya merupakan Vietnam mesti mereka hadapi pada duel perintis bermodalkan persiapan yang mepet.

Padatnya jadwal Liga Indonesia memproduksi segenap penggawa pemain baru berkumpul secara lengkap dua minggu terakhir. Di fase itu si arsitek saja sedang harus sibuk mengerjakan seleksi pemain. Bermodalkan 2 uji coba mengelakkan Timor Leste & Suriah, Riedl mengerucutkan 35 nama jadi 22 + 1 kiper cadangan setara dgn ketentuan total pemain.

Walaupun banyak mengelola rombak pasang pemain karena seleksi tadi, akan tetapi motif 11 tokoh terbaik yang memerankan pasukan terpenting udah mulai tampak. Pertandingan sesak cuma terjadi dalam lini tengah, Riedl miliki penuh stok pemain dengan model tidak sama apalagi di unit area dua sumbu ganda. Pernyataan sapa yg tampak di pos ini bakal ditentukan kiat segalanya yg diterapkan sama Riedl.

Gerakan Bermain Vietnam

Vietnam mengantongi gerakan permainan yg meledak-ledak dgn mengandalkan ketangkasan. Hampir setara dgn gaya skuad U-19 mereka. Segala pemain hendak rajin merenggut bola sesegera mungkin kalau serangan gagal utk lalu kemudian kembali melakukan hantaman balik gesit. Pertunjukkan ibarat ini bisa saja gawat apabila Indonesia tidak berhasil melakukan estimasi atau lebih dari itu ikut larut dengan model itu.

Saat meruntuhkan Malaysia dgn skor 3-1 di dalam ujicoba terakhir, Vietnam sesungguhnya tertinggal makin dulu. Lini pertahanan “Si Merah” bukan tembok kokoh yang sulit ditembus. Malaysia pula bisa menyikat banyak kesempatan walaupun berperan tandang. Transisi dari menyerang pada bertahan juga tak berjalan dgn bagus. 1 keuntungan mereka yakni sanggup mendirikan permainan dari belakang serta pandai bagi berbuat penguasaan bola.

Garis tembok tinggi yang diterapkan si pendidik Toshiya Miura pada upaya melakukan pressing lawan pula dapat dimanfaatkan. Persis laksana yg diusahakan sama Palestina ketika melewati uji coba awal November kemarin. Beberapa peluang tergolong dua daripada 3 gol (skor 1-3) yang disarangkan terjadi dengan perantara bola panjang menggunakan kebolehan offside yang gagal.

Tapi untuk kelompok lini serbu Vietnam sungguh tidak sama, karena bergerak makin bebas serta cenderung susah dalam ditebak. Satu aja kelalaian paling utama untuk menyembunyikan zona tameng sayap dapat memerankan musibah.

Tips kerja bagian Vietnam yg terus menerus menghasut lari itu memproduksi Miura kudu mengorbankan ke 2 fullback. Sebab apabila memaksa 90 menit untuk bolak-balik merempuh sekaligus bersitegang akan membuat ketahanan terkuras habis. Guna itu mereka makin acap menjauhi empat bek di belakang secara sejajar walaupun sedang menerobos.

Categories: Artikel

Liga sepakbola dalam Myanmar mulai menunjukkan perbaikan di dalam beberapa tahun belakangan. Tak heran bahwa pasukan nasional U-19 mereka belakangan menanjak atau nantinya club superior hadir rupawan pada Piala AFF 2014. Pertarungan sepakbola di ‘Negeri Tanah Emas’ tersebut benar-benar selagi berbenah.test1

Tahun 1996 tercatat memerankan awal dimulainya liga sepakbola pada Myanmar. Namanya Myanmar Premier League (MPL). Liga tersebut berjalan selama 13 tahun hingga dan kemudian usai pada tahun 2009.

Mengingat kondisi strategi Myanmar tatkala tersebut, jadi klub-klub anggota liga pun pula tak skuad sembrono. Dari tahun 1962 sampai 2011, Myanmar ada pada pasungan penguasa yg otoriter. Yg amat parah ialah junta militer dari 1997 sampai 2011. Mengenang situasi tersebut, sejumlah besar berkandang dalam Yangon –ibukota Myanmar sebelum pindah ke Nay Pyi Taw, & merupakan milik kementerian pemerintah dan cuma sejumlah pasukan swasta.

Pada masa waktu itu, team nasional Myanmar kendati seakan runyam berprestasi. Mereka tak pernah meraih piala, terlebih di gelanggang regional Asia Tenggara. Rengkuhan terhebat Myanmar hanyalah memerankan semifinalis Piala AFF di tahun 2004.

Myanmar National League Tampil Era Baru

Selepas MPL, tersedia liga baru pada Myanmar. Liga mengakar ke era ahli dgn sebutan Myanmar National League (MNL). Ketika tersebut, tahun 2009, sebagai musim pertamanya.

Di hamparan pertamanya, MNL diikuti untuk delapan pasukan trendi. Kesebelasan itu termasuk kesebelasan swasta yg hidup bersamaan dengan bergulirnya musim perdana kasta tertinggi sepakbola negeri yang termashur dgn batu gioknya tersebut.

Sekitar enam musim MNL berjalan, 2 club oleh karena itu penguasa: Yangon United & juga Yadanarbon FC. Dua-duanya sama-sama 3 kali berjaya menjadi juara MNL.

Saat gelaran Piala Asia U-19 pada Myanmar dalam bulan Oktober lalu, detikSport mempunyai peluang buat menengok keliru kandang Yangon United. Kebetulan, kesebelasan nasional Indonesia U-19 berlatih di kandang Yangon United, Yangon United Sports Complex.

Tidak renungkan zona Yangon United ini yakni stadion megah. Kalau Anda sempat datang di stadion Surajaya, Lamongan, kandang Persela Lamongan yg bertenaga 15. 000 orang tersebut jauh bertambah gede. Mutu Yangon United Sports Complex cuma 3. 500 orang.

Tempat teritori Yangon United berlaga, disewakan utk umum tatkala sedang tidak digunakan. Sejumlah orang ekspatriat bersama warga Myanmar terlihat mencari keringat dengan bermain sepakbola. “Kami benar-benar biasa menyewa oleh main di sini, ” ucap salah seorang ekspatriat daripada perseroan telekomunikasi yg sedang membuat jaringan pada Yangon.

Tak cuma itu, toko merchandise kendati juga ada. Ukurannya tidak besar kadang, cuma kira-kira 6×6 meter. Tetapi, barang yg dijajakan benar-benar agak lengkap. Dr jersey, celana tim, kaos kaki, mug, hingga gantungan kunci.

Sponsor pun pula tidak ketinggalan. Satu perusaahan apparel dari Thailand, Grand Sport, & juga Asia Green Development Bank (AGD), setia sebagai pendidik sejak kesebelasan ini berdiri tahun 2009 itu.

1 penghargaan juga diberikan oleh setiap warga Yangon kala ada seseorang yg menggunakan jersey resmi kesebelasan. “Jersey formal Yangon United. Bagus-bagus, ” ucap salah seorang yang melihat detikSport mengenakan jesey Yangon United di satu diantara jalan di sekitar Sule Menara.

Lazim bila klub-klub di Myanmar mesti kreatif bagi mencari dana dalam sanggup hidup. Omongan dgn seorang sopir taksi, Aung San, siap menjawab perbahasan ini.

“Di Myanmar, kami tak sanggup berutang, tak ada yg namanya pinjaman. Seluruh harus dibayar dgn uang tunai. Kartu kredit juga enggak diizinkan oleh pemerintah, ” ujar pria yang sempat mengembara di Malaysia tersebut.